header niko 728 x 90

Rabu, 10 Februari 2016

KEPERCAYAAN TIDAK PERLU UNTUK NEGOSIASI

Acapkali kepercayaan ditonjolkan uantuk melakukan negosiasi. Pada saat negosiasi, sering didahului pengelidikan terhadap lawan negosiasi, atau lebih tepatnya bincang-bincang untuk mengorek berbagai informasi. Berupaya mendapatkan data-data atau bukti-bukti yang bila tidak dapat ditemukan secara tertulis, paling tidak berupa cerita dari berbagai pengalaman. Ketika sudah selesai dan masing-masing sudah yakin, maka segera dibuat kesepakatan, tentang harga, pembayaran, model atau corak dan sebagainya. Dikemudian hari ada pengingkaran, atau kealpaan dari salah satu pihak. Padahal pada saat kesepakatan itu sudah ada transaksi berupa pemberian baik berupa uang atau material, waktu dan janji lainnya. Nah kemudian mulai ada gejala atau bayangan kerugian di salah satu pihak dan dipihak yang lain berupaya melakukan penghindaran, atau memang berupaya menepati tetapi belum memiliki kesanggupan dan sebagainya. Nah, dengan demikian, apakah arti kepercayaan tersebut? Fakta yang sering terungkap justru seperti demikian bukan? Termasuk pengalaman penulis selama ini, baik ketika terikat sebagai menejerial perusahaan maupun bisnis pribadi. Jadi dapat kita katakan bahwa kepercayaan itu tidak perlu pada suatu negosiasi.
Komitment atau perjanjian secara terikat untuk melakukan sesuatu sesuai dengan hasil negosiasi, itulah yang dibutuhkan. Jadi pada saat negosiasi, kita curahkan pikiran dan rencana kita untuk memperoleh komitmen dari teman kita bernegosiasi. Memang cara dan prinsip orang dalam berkomitment banyak macam. Ada dengan bersumpah, ada dengan membuat surat kontrak atau perjanjian, yang lazim itu dengan syarat atau jaminan dan berbagai macam komitment lainnya. Jadi lebih baik atau lebih cenderung kita membangun komitment pada saat kita bernegosiasi. Masuk akal bukan?! Jadi kalau masuk akal, cukup demikian paparan ini. Untuk contoh dari pengalaman-pengalaman dapat kita tanya kiri kanan, akan lebih nyata dan up to date. Terima kasih, tetap semangat dan salam sukses. YFS