header niko 728 x 90

Jumat, 27 Maret 2015

SEPUTAR MENYUSUN DOA


 

SEPUTAR MENYUSUN DOA



1.    Yang perlu diperhatikan seorang pendoa : pertama, “percaya kepada Allah”. Orang percaya bahwa Allah selalu mendengarkan dan selalu mau membantu. Kedua, memiliki sikap “kerendahan hati”. Orang rendah hati mengakui bahwa tanpa Allah, ia tidak bisa berbuat apa-apa. Ketiga, memiliki sikap “kasih” dalam hati. Kebencian dan dendam berlawan dengan kasih Allah. Keempat,”sebelumdoa, periksadahulukeinginan dan kerinduan apa yang ada dalam hati”. Penting ketengangan diri dan pengenalan batin sebelum berdoa .

2.    Doa adalah ungkapan hati, kerinduan dan keinginan kepada Tuhan, maka si pendoa mesti lebih dahului mengetahui isi, maksud, dan tujuan doa itu disampaikan dan kepada siapa doa itu dialamatkan. Sikap ini membantu kita untuk terhindar dari cara berdoa yang hanya bersifat rasional semata.

3.    Beberapa rumus Doa Yang Kelirumenurut cara pandang Gereja :

Contoh doa yang keliru  1

Tuhan yang maharahim, kami datang kepadaMu, Tuhan, bersyukur atas kebaikan yang sudah kami alami selama ini, Tuhan. Berilah kekuatan kepada kami ,Tuhan, agar selalu setia kepadaMu,Tuhan. Kami percaya bahwa Engkau tak pernah melupakan kami, Tuhan, dalam melindungi, memelihara dan melayani kebutuhan kami. Semoga karena kerahimanMu ,Tuhan, kami juga rela melayani sesama kami, Tuhan, yang ada di sekitar kami. Agar dengan begitu,Tuhan, kami menjadi saudara dengan yang lain. Terimalah Tuhan, ungkapan hati kami. Dalam nama Yesus kami sudah berdoa. Amin.

Komentar: Isi doa jelas. Kekeliruan ada pada : pertama, banyak kali kata Tuhan disebut (10X). Tuhan mengetahui apa yang ingin kita sampaikan kepada-Nya, sebab itu tak perlu berulang-ulang memanggil nama-Nya. Ia dekat dengan kita saat berdoa. Kedua, “Dalam nama Yesus kami sudah berdoa. Ini bukan rumusan doa yang dipakai dalam Gereja Katolik. Rumus doa mestinya Triniter atau Kristologis.

Contoh doa yang Keliru 2

Allah yang penuh kasih, kami bersyukur kepada-Mu,Tuhan, karena Engkau sungguh baik hati kepada kami, ya Bapa. Engkau telah mengutus Yesus Kristus ke dunia untuk menyelamatkan kami. Maka kami mohon kepadaMu, ya Yesus Kristus, bimbinglah kami selalu di jalan yang benar agar senantiasa mengalami rahmat yang berasal dari hati-Mu tersuci. Jauhkanlah dari kami segala rintangan yang menghancurkan hidup kami, ya Bapa, agar dengan demikian kami dimampukan untuk berbuat yang terbaik bagi sesama. Demi Kristus pengantara kami. Amin.

Komentar:Kekeliruanadaalamatdoa yang tidak jelas. Doa ini mau disampaikan kepada siapa ? Allah Bapa atau kepada Yesus ? Kalau doa dialamatkan kepada Allah Bapa, maka seluruh perhatian tertuju kepada Allah. Demikian pula, bila doa dialamatkan kepada Yesus, makaseluruhperhatiantertujupadaYesus. Jangan doa dialamatkan kepada Allah Bapa dan pada saat yang sama tertuju pula pada Yesus.

Contoh doa yang Keliru 3

Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah penyelamat kami satu-satunya, yang selalu mendampingi kami. Engkau rela mengorbankan hidup karena cinta-Mu kepada kami. Kami mohon, utuslah roh-Mu agar oleh bimbingan-Nya, kami tak jatuh dalam dosa, tetapi senantiasa setia mengimani ajaran-ajaranMu dan melakukannya dalam hidup kami.Demi Kristus, Pengantara kami, yang berkuasa kini dan sepanjang masa . Amin.

Komentar:Isi doajelasdan terarah. Kekeliruan ada pada : rumus doa. Alamat doa sudah jelas yaitu ditujukan kepada Yesus Kristus. Nah, kalau doa dialamatkan kepada Yesus, mengapa harus dipakai rumus doa “Demi Kristus , Pengantara kami “? Rumus doa Kristologis Demi Kristus , Pengantara kami..., dipergunakan bila alamat doa ditujukan kepada Allah Bapa, sebab Kristus menjadi pengantara kita dengan Bapa.  Yang betul ditutup dengan rumus : Sebab Engkaulah pengantara kami yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Contoh doa yang Keliru 4

Bapa yang Mahakasih, sebagian hari telah kami lalui dengan pelbagai aktivitas. Kini kami akan makan bersama. Kami mohon kepada-Mu berkatilah makanan yang telah disiapkan ini. Berkatilah pula mereka yang dengan sukacita menyiapkannya. Ampunilah salah dan dosa kami, yang sudah kami perbuat melawan kehendak-Mu. Terpujilah Engkau kini dan sepanjang masa. Amin.

Komentar:Kekeliruanadapadaisidoa. Dalam doa ini ada dua jenis permohonan. Pertama: mohon makanan diberkati Tuhan. Kedua: mohon pengampunan atas kesalahan dan dosa yang sudah diperbuat. Apa hubungan makanaan dan dosa? Kita mohon pengampunan bila mau bertobat dan ingin berelasi baik lagi dengan Tuhan. Kita mohon pengampunan bila kita menyesal atas kesalahan yang sudah dilakukan dan karena itu mau hidup baru lagi.  Tetapi doa jenis ini dilakukan pada saat kita mau mengosongkan diri, berefleksi atas hidup, dan mau meemperbaiki diri. Pada saat kita duduk di hadirat Allah. Konteks sekarang bukan duduk di hadirat Allah melainkan sedang menghadapi hidangan lezat yang ada di hadapan kita. Karena itu, lebih tepat kalau inti doa hanya pada “mohon berkat Tuhan untuk makanan ini, sebelum disantap bersama.” Doa yang benar harus lihat konteksnya, situasi, dan tujuannya.

Contoh doa yang Keliru 5

Ya Bunda Maria, engkaulah sumber segala rahmat, kabulkanlah doa kami. Engkaulah yang kudus dari yang terkudus, engkau tanpa dosa, maka ampunilah dosa kami dan kasihanilah kami para putra-putrimu ini. Amin.

Komentar :Kekeliruan ada pada Maria disetarakan dengan Tuhan, dan bahkan memposisikan Maria sebagai Tuhan karena ia disebut sebagai sumber segala rahmat, yang kudus dari yang terkudus, berkuasa untuk mengampuni dosa, dst.  Praktik doa / devosi yang begitu mengangungkan Bunda Maria sampai-sampai menggeser Allah Bapa, Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus tentu bukan praktek devosi yang benar.  Ada orang yang begitu mantapnya berdoa kepada Bunda Maria. Hingga sama sekali tidak menyebut nama Allah / Tuhan. Doa kepada Bunda Maria seperti contoh di atas tentu tidak tepat. Penghormatan kita kepada orang-orang kudus, termasuk Maria, haruslah ada dalam jalur iman Gereja yang benar, yakni iman sebagaimana diimani para rasul seperti tampak pada Kitab SucidanajaranGereja.

Contoh doa yang Keliru 6

Ya Yesus, Engkau  pernah bersabda, “dimana satu atau dua orang berkumpul dalam nama-Ku, disitu Aku ada di tengah-tengah mereka.” Hadirlah dalam ibadat kami malam ini, dst.......................

Komentar :Doa ini baik, mau mengutip Kitab Suci. Kitab Suci juga merupakan buku doa dan inspirasi doa. Terlebih kitab-kitab Mazmur. Yang keliru adalah mengutip Kitab Suci dengan salah. “dimana satu atau dua orang berkumpul dalam nama-Ku....dst”.Bukan satu atau dua orang, melainkanyang benar dua atau tiga orang. “Sebab di manaduaatautiga orang berkumpul dalamNama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." (Mat 18:20)

4.    Doa Yang Benar . sering orang berdoa tetapi tidak mengetahui apa yang sesungguhnya mau disampaikan dan kepada siapa doa itu ditujukan (seperti contoh sebelumnya). Doa yang benar mesti menggambarkan isi hati si pendoa. Di dalam doa-doa itu, tampak dengan jelas :apa yang ingin disampaikan dan kepada siapa doa itu ditujukan. Bisa saja ada beberapa pokok yang mau disampaikan, asal berkaitan satu dengan yang lain. Doa disampaikan dari hati dan bukan dari pikiran rasional. Doatidakperlupanjang-panjang danbertele-tele (Mat 6:7), sebabTuhanmengetahuiapa yang menjadikebutuhankita. Karenaitu, sebelumberbicara  kepada Tuhan, pikirkanlah dan renungkanlah terlebih dahulu dalam hatimu apa yang ingin disampaikan kepada Allah.

5.    Contoh Doa yang Benar

Allah yang berbelas kasih, kami bersyukur kepada-Mu atas anugerah yang senantiasa Kauberikan kepada kami dari kemurahan hati-Mu. Kami mohon, bimbinglah kami dengan roh kebijaksanaan dan tuntunlah kami agar senantiasa berjalan dalam kebenaran.Semoga karena bantuan-Mu, kami selalu hidup sesuai kehendak-Mu dan melakukan yang terbaik bagi sesama. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan Roh Kudus sepanjang masa. Amin.

     

Kebenarantampakpada: Pertama, alamatpermohonansangat jelas, yaitu hanya kepada Allah. Kedua, permohonannyasalingberkaitan :mohonbimbinganroh yang berasaldari Allah, mohon dituntun agar berjalan dalam kebenaran dan selalu hidup sesuai kehendak Allah, teristimewa melakukan yang terbaik bagi sesama. Ketiga, rumus doa: triniter. Boleh juga menggunakan rumus doa Kristologis.